Berkenalan dengan Yubileum yang Dirayakan oleh Umat Katolik
Dengan moto Peziarah Harapan, Paus Fransiskus menetapkan Yubileum ini sebagai waktu untuk memperdalam iman dan harapan.
Tulisan ini dimuat tanggal 20 December 2024
Dengan moto Peziarah Harapan, Paus Fransiskus menetapkan Yubileum ini sebagai waktu untuk memperdalam iman dan harapan bagi lebih dari 1,4 miliar umat Katolik di seluruh dunia.
Yubileum, yang dikenal sebagai Tahun Suci dalam tradisi Gereja Katolik, adalah perayaan istimewa yang terjadi dua kali dalam satu abad. Tradisi ini berakar pada praktik kuno dalam Perjanjian Lama, menjadikannya momen yang sangat bermakna secara spiritual.Perayaan ini akan dimulai pada malam Natal 24 Desember 2024 dan berlangsung hingga 6 Januari 2026.
Istilah “Yubileum” berasal dari kata Ibrani yobel, yang merujuk pada alat musik tanduk domba jantan yang digunakan dalam festival keagamaan Yahudi. Dalam kitab Imamat, Tuhan memerintahkan perayaan ini pada tahun ke-50 sebagai waktu untuk membebaskan budak, mengampuni utang, dan mengembalikan tanah kepada pemilik aslinya. Paus Fransiskus menjelaskan bahwa inti dari perayaan ini adalah menciptakan keadilan sosial dengan menyantuni kaum miskin, yatim piatu, dan janda.
Tradisi Yubileum diadopsi oleh Gereja Katolik pada tahun 1300 oleh Paus Bonifasius VIII sebagai Yubileum Katolik pertama. Perayaan ini awalnya dirayakan setiap abad, kemudian diubah menjadi setiap 50 tahun oleh Paus Klemens VI, hingga akhirnya ditetapkan setiap 25 tahun oleh Paus Sixtus IV pada tahun 1475. Hal ini dimaksudkan agar setiap generasi umat Katolik dapat merasakan dan berpartisipasi dalam setidaknya satu perayaan Yubileum.
Ritual utama dalam Yubileum adalah pembukaan Pintu Suci di Basilika Santo Petrus di Roma, yang hanya dilakukan pada tahun-tahun suci. Tradisi ini akan dimulai pada malam Natal 2024 dengan Paus Fransiskus membuka pintu-pintu suci basilika kepausan lainnya di Roma antara 29 Desember 2024 dan 5 Januari 2025. Para peziarah yang melewati pintu ini mengikuti ritual khusus untuk mendapatkan indulgensi atau pengampunan dosa.
Yubileum juga memiliki makna teologis yang mendalam. Dalam Injil Lukas, Yesus memulai khotbahnya dengan menyebutkan “tahun rahmat Tuhan,” yang menginspirasi Gereja Katolik untuk menjadikan Yubileum sebagai waktu refleksi, pembaruan iman, dan pelayanan kepada sesama. Selain aspek spiritual, perayaan ini juga berfungsi sebagai kesempatan untuk mempererat persaudaraan antarumat di seluruh dunia.
Yubileum Katolik pada 2025 akan menjadi ajang besar bagi umat untuk berkumpul di Roma, memperbarui hubungan mereka dengan Tuhan, dan merayakan iman mereka. Selain itu, tradisi ini mengingatkan umat Katolik tentang pentingnya pengampunan, keadilan, dan belas kasih dalam kehidupan sehari-hari. Dengan tema Peziarah Harapan, perayaan ini diharapkan membawa inspirasi baru bagi umat Katolik untuk terus melangkah dengan penuh harapan dan cinta kasih.
