Ibu Rohani Kongregasi Suster-suster Santa Perawan Maria (SPM)
Santa Julie Billiart selalu melihat kebaikan Tuhan dalam hidupnya. Seruannya dijadikan motto, “Alangkah baiknya Tuhan yang Maha Baik”.
Julie Billiart lahir di Perancis dan hidup di masa Revolusi Perancis yang penuh gejolak. Sejak kecil, beliau dikagumi karena kepiawaiannya membuat bordir dan renda indah. Hasil karyanya yang dijual di toko keluarganya dan hasil penjualannya disumbangkan ke gereja-gereja lokal.
St. Julie Billiart adalah pendiri Kongregasi Soeurs de Notre-Dame (Suster-suster Notre-Dame/SND) yang didirikan pada tahun 1803 di Namur, Belgia. Dengan bantuan Pater Varin, SJ, beliau memperluas misi kongregasi ini ke kota Amiens, Perancis Utara pada tahun 1804 untuk melayani kebutuhan pendidikan masyarakat pada masa itu. Ia menjadi ibu rohani bagi Kongregasi Suster Santa Perawan Maria (SPM) karena tiga suster pertama SPM dikirim oleh Pater Mathias Wolff, SJ, untuk mempelajari dan mendalami spiritualitas di Kongregasi SND, Namur, tempat St. Julie Billiart berkarya.
Julie Billiart lahir pada 12 Juli 1751 di kota Cuvilly, Prancis, dari pasangan Jean François Billiart dan Marie Louise Antoinette. Kedua orang tuanya bekerja sebagai pedagang linen dan barang kebutuhan sehari-hari. Sejak kecil, Julie menunjukkan semangat belajar yang tinggi, terutama dalam membaca dan menulis. Keahliannya ini membawanya menjadi seorang guru agama (katekis) yang berdedikasi, mengenalkan ajaran Yesus kepada teman-temannya dan orang-orang di sekitarnya.

Pada usia 8 tahun, ia sudah menerima Komuni Suci karena devosi dan hidup imannya yang mendalam kepada Kristus dan Maria.
Julie Billiart dikenal mencintai pengajaran kepada anak-anak. Sejak muda, kecerdasannya dalam mengajar, berkatekese, dan bercerita membuat anak-anak tertarik dan merindukannya.
Suatu waktu tragedi terjadi secara tiba-tiba di mana tempat usaha milik ayahnya diserang orang sehingga melumpuhkan Jullie Billiart. Selama 22 tahun, Ia tidak dapat berjalan hingga kemudian ia mengalami mujizat kesembuhan setelah mendapatkan petunjuk untuk berdoa novena.

Saat sedang lumpuh, beliau tetap mengajar anak-anak senantiasa datang kepadanya karena merindukan pengajarannya. Pengalaman ini menjadi panggilan jiwa untuk mendidik anak-anak yg pada masa itu tidak mendapatkan pendidikan akibat terjadinya Revolusi Prancis.
Julie Billiart wafat pada tanggal 8 April 1816. Setelah kepergiannya, Mère St. Joseph Blin de Bourdon melanjutkan kepemimpinannya di kongregasi tersebut. Beliau kemudian dikanonisasi sebagai santa pada tahun 1969 oleh Paus Paulus VI. Beliau adalah pelindung bagi pendidik dan guru dan hari wafatnya dijadikan hari peringatan akan beliau.
